Showing posts with label Fauna. Show all posts
Showing posts with label Fauna. Show all posts

Hewan Kecil Ini Memiliki Kemampuan Mempertahankan Diri yang Unik dan Mematikan

Makhluk Kecil Dengan Pertahanan Diri yang Unik

Aularches Miliaris

6 Jenis Hewan Kecil Dengan Pertahanan Diri yang Unik dan Mematikan

SumberBacaanku.Com - Sebagai makhluk hidup, tentu kita pernah mengalami situasi yang tidak menguntungkan atau membahayakan sehingga membuat kita merasa terancam. "Jurus" apa yang kalian andalkan untuk melindungi diri pada situasi yang demikian? Tuhan YME telah menciptakan makhluk hidup dengan alat pertahanan diri, termasuk untuk satwa-satwa ini. Mereka berukuran mungil, namun tidak pasrah begitu saja saat diserang oleh hewan predator atau pemangsa. Mereka memiliki trik atau senjata khusus untuk melindungi diri. Yuk, kita lihat satwa apa saja yang jago melindungi diri!

1. Camponotus Saundersi

Semut Camponotus saundersi dari Malaysia, terutama semut prajuritnya, memiliki mekanisme pertahanan diri yang disebut sebagai autothysis. Semut kasta prajurit ini memiliki dua buah kelenjar yang berukuran besar pada tubuhnya. Ketika berada dalam suatu pertempuran, misalnya saat melindungi koloni semut, otot pada perut semut akan berkontraksi dengan keras sehingga mengakibatkan kelenjar tersebut pecah. Ini akan menyebabkan Si Semut mati, namun secara bersamaan akan terlontar senyawa beracun dari tubuh semut ke arah musuh-musuhnya.

2. Teripang

Timun laut atau teripang merupakan satwa laut yang berasal dari famili Holothuroidea. Satwa ini memang memiliki tubuh menyerupai timun, hanya saja tidak berwarna hijau. Terdapat 1.250 jenis timun laut yang tersebar di seluruh dunia, paling banyak terdapat di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Teripang alias teripang juga merupakan bahan pangan sumber protein tinggi. Hal yang istimewa dari satwa ini yakni mereka dapat mengeluarkan cairan putih yang lengket dan berserabut dari anusnya sebagai "senjata" melawan musuhnya.

3. Kupu-Kupu Monarch

Kupu-kupu monarch yang cantik ini ternyata bercita rasa tidak enak dan mengandung racun pada tubuhnya. Racun tersebut mengandung senyawa aglikon kardenolida. Senyawa ini diperoleh dari hasil pencernaan milkweed sejak mereka masih menjadi ulat. Kupu-kupu monarch menunjukkan rasa yang tidak enak melalui warna terang dan kontras. Wujud ini akan membuat predatornya menjadi waspada, bahkan  kehilangan selera. Cara perlindungan diri ini disebut aposematisme.

4. Kadal Bertanduk

Saat merasa terancam, kadal bertanduk atau horned lizards, dapat meningkatkan tekanan di sekitar ruang sinus (di daerah wajah, dekat mata) sampai pembuluh darah di sana pecah dan menyemprotkan darah ke arah predatornya. Hal ini tentu membuat calon pemangsa terkaget-kaget dan kabur menjauh. Teknik pertahanan diri ini disebut sebagai autohemoragi.

5. Kumbang Penyemprot

Bombardier beetles dari famili Carabidae mampu menyemprotkan senyawa kimia panas dan beracun dari ujung abdomen mereka. Tidak hanya itu, semprotan cairan beracun ini diikuti dengan bunyi letupan. Cairan ini terdiri atas senyawa hidrokuinon dan hidrogen peroksida yang tersimpan di ruangan berbeda pada abdomen kumbang. Saat dibutuhkan, kedua cairan ini akan dialirkan ke ruangan ke-3 dan dicampur. Reaksi dari kedua cairan ini menghasilkan panas yang hampir menyamai titik didih air. Wah! Betapa hebatnya senjata kumbang ini. Bahkan, kulit manusia bisa terluka jika terkena racun kumbang tanah ini.

6. Aularches Miliaris

Aularches miliaris adalah nama latin dari suatu jenis belalang yang memiliki aneka warna di tubuhnya. Habitat alaminya berada di Asia Tenggara. Ada dua senjata yang diandalkan belalang ini jika diserang. Belalang jantan dan betina berwarna cerah sehingga membuat calon predator curiga. Ditambah lagi, belalang ini dapat menyemprotkan busa yang beracun ke arah musuhnya. Busa ini berasal dari daerah toraks (dada). Jika bagian toraks tertekan, belalang ini akan mengeluarkan cairan berlendir dan berbusa berbau tidak sedap, berbusa, dan bersifat alkalis. Tentu saja satwa yang tadinya berniat memangsa jadi kabur untuk menyelamatkan diri. (Pratiwi Kusumaningtyas)

Tahukah Anda? Fakta Hewan Laba-Laba Serigala

Fakta Hewan Laba-Laba Serigala

Laba-Laba Serigala

Bagian Tubuh Laba-Laba

SumberBacaanku.Com - Laba-laba merupakan hewan dari famili filum Arthropoda kelas ordo Araneae dan Arachnida. Cara bernafasnya menggunakan trakea, paru-paru, dan atau keduanya paru-paru dan trakea sebagai alat respirasi. Tetapi ada juga lho laba-laba yang tidak memiliki alat pernafasan. Arachnoidea dapat dibedakan menjadi tiga ordo, yaitu Arachnida, Acarina, dan Scorpionida. Scorpionida ini memiliki sengatan beracun, contohnya adalah kalajengking dan ketunggeng. Selain itu, jenis hewan Arachnoidea yang memiliki racun lainnya adalah laba-laba serigala. Yang membedakan laba-laba serigala dengan kalajengking adalah dari alat penyengat racunnya. Pada kalajengking terdapat alat penyengat racun berupa segmen abdomen terakhir, sedangkan pada laba-laba tidak memiliki abdomen bersegmen. Cara laba-laba mengeluarkan racun yaitu berupa kelenjar yang terdapat pada kaliseranya.

Laba-laba, memiliki delapan mata tapi hanya sedikit yang penglihatannya baik. Mereka mengandalkan rambut dan tubuh  pada kakinya untuk mengindra gerakan di sekitarnya. Hanya jenis laba-laba serigala yang mempunyai penglihatan bagus, yang dapat mendeteksi mangsanya dengan baik. Saat berburu, ia merangkak dan menerkam mangsa dengan rahangnya yang kuat. Laba-laba ini hidup di seluruh dunia kecuali di daerah kutub.

Sedikitnya ada 35.000 spesies laba-laba yang berbeda dan sebagian belum diberi nama. Mereka hidup di segala daerah, dari gunung tertinggi sampai gua-gua yang dalam, gurun pasir yang kering maupun hutan tropis. Laba-laba sebenarnya bukan serangga, yang mempunyai enam kaki, antena, dan tubuh yang terbagi dalam 3 segmen.

Memiliki Delapan Kaki

Sementara laba-laba mempunyai delapan kaki, tidak mempunyai antena, dan tubuhnya terbagi menjadi 2 segmen. Kaki laba-laba terdiri dari tujuh ruas dengan setiap kaki berujung dua atau tiga cakar. Beberapa laba- laba juga mempunyai rambut halus yang berkelompok-kelompok yang berguna untuk mencengkeram pijakan ketika berjalan.

Sepasang Rahang atau Chelicera

Di bagian depan kepala laba-laba terdapat sepasang rahang atau chelicera yang kerap digunakan untuk menerkam mangsa, mempertahankan diri, dan bahkan untuk menggali lubang. Pada setiap sisi mulutnya dilengkapi dengan palpus. Walaupun, bentuknya menyerupai kaki yang pendek, organ ini sebenarnya digunakan untuk mengindra dan memegang. Masing-masing chelicera dilengkapi dengan taring bersendi yang berhubungan dengan kelenjar bisa (racun). Saat menggigit, racun itu mengalir melalui taring untuk melumpuhkan lawannya.

Jaring Laba-Laba

Tidak semua laba-laba membuat jaring, tetapi semuanya dapat memintal benang sutera yang dihasilkan oleh laba-laba di ujung belakang tubuhnya, dan gunanya untuk menjebak mangsanya. Memang, dalam urusan menjebak mangsa mereka punya gaya sendiri-sendiri. Sebagian laba-laba menjebak mangsanya dengan cara bersembunyi dan berkamuflase seperti laba-laba kepiting. Mereka akan menunggu saat yang tepat untuk menyergap mangsanya sampai cukup dekat untuk diterkam.

Tarantula berlutut merah merupakan laba-laba besar yang suka sekali memakan kadal, tikus, dan bahkan burung kecil menjadi santapannya. Bahkan, gigitannya yang sangat kuat juga berbahaya bagi manusia. Ada laba-laba penjebak (trapdoor). Laba-laba ini hidup di dalam lubang persembunyian yang dilengkapi pintu berengsel. Bila mangsanya melarikan diri, ia keluar untuk menyeretnya kembali ke lubang persembunyiannya.

Racun Laba-Laba

Laba-laba yang memiliki racun salah satunya adalah laba-laba serigala. Cara kerja racun tersebut adalah dengan mekanisme: efek primer (melemahkan), kemudian efek sekunder (mematikan). Racun laba-laba ini bersifat nekrotoksin dan neurotoksin. Efek dari nekrotoksin akan bereaksi secara sistematik seperti pada ginjal dan darah, sehingga dapat melumpuhkan dan mematikan mangsanya. Sedangkan efek dari neurotoksin dapat mengganggu impuls saraf pada saluran sinaps dan ion.

Itulah sedikit ulasan tentang fakta hewan laba-laba serigala. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang dunia hewan. (Djati/Berbagai Sumber)