Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts

LPG 3 Kg adalah Solusi Cerdas PERTAMINA

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Energi tidak pernah lepas dari kehidupan kita sebagai manusia, namun kuantitas penggunaannya tergantung  dengan jumlah manusia di berbagai negara. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk 255.461.700 jiwa pada tahun 2015. Data ini berasal dari Proyeksi Penduduk menurut Provinsi, 2010-2035 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. Tentu saja, Indonesia membutuhkan sumber daya energi yang sangat besar untuk jumlah manusia yang sangat banyak. Hal yang pertama kali kita pikirkan saat mendengar kata "energi" adalah penggunaan bahan bakar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti bensin, solar, minyak tanah dan gas. Saat ini, kita akan membatasi pembahasan yaitu pada penggunaan bahan bakar rumah tangga yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Penggunaan minyak tanah sejak dulu hingga awal tahun 2000-an sangatlah membebani perekonomian Negara kita, betapa tidak, biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk biaya produksi minyak tanah setara dengan avtur (bahan bakar pesawat). Hal inilah yang menyebabkan biaya subsidi sangatlah memberatkan keuangan negara. Setelah meninjau hal ini, Pemerintah Indonesia membuat program diversifikasi bahan bakar minyak. Program ini merupakan sebuah program yang mendorong masyarakat untuk memvariasikan bahan bakar yang digunakan sehingga tidak terfokus pada satu jenis saja.

Pertamina hadir dengan  memberikan solusi pada program diversifikasi energi yang akan dilakukan pemerintah yaitu dengan LPG kemasan 3 kilogram. LPG (Liquid Petroleum Gas) merupakan salah satu produk dari gas alam. Kegiatan mengkonversi penggunaan minyak tanah menjadi LPG dilakukan  pada tahun 2007 hingga 2010, dengan pembagian 100 juta tabung gas LPG ukuran 3 kg pada 40 juta kepala keluarga miskin secara gratis.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan LPG "dipilih" untuk menjadi solusi bahan bakar serta alasan bahwa Pertamina solusi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan. Di bawah ini adalah 3 kelebihan yang dimiliki oleh LPG Pertamina:

1) Biaya Lebih Hemat

Harga tabung LPG yang dijual lewat agen resmi Pertamina berkisar Rp 14.000 hingga Rp 15.000,-, jika dilakukan pemakaian normal dalam rumah tangga maka bisa digunakan untuk 1 minggu, sedangkan minyak tanah 1 liter dijual dengan harga sekitar Rp 10.000,- hanya pemakaian 2 hingga 3 hari. Biaya pemakaian LPG untuk keperluan memasak, lebih murah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Laboratorium Energi Universitas Trisakti yang dikutip dari laman resmi Kementrian ESDM, diketahui bahwa LPG menghasilkan biaya merebus air 5 liter adalah Rp 11,6/menit dan Rp 13,8/menit untuk Minyak Tanah. Lebih hemat bukan?

2) Tingkat Polusi yang Rendah

LPG memiliki tingkat polusi yang lebih rendah dibandingan minyak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Energi pada tahun 2010 yang dilakukan oleh Endang Suarna, diketahui bahwa CEF (Carbon Emission Factor) yang ditunjukan oleh jumlah emisi karbon (C) dari minyak tanah lebih besar daripada CEF LPG, mengindikasikan bahwa emisi CO2 dari minyak tanah lebih besar daripada emisi CO2 dari LPG. Oleh karena itu konversi minyak tanah ke LPG dapat berakibat terhadap pengurangan emisi CO2. Sebagai contoh, setiap penggunaan 1 TJ bahan bakar minyak tanah akan mengeluarkan 19,6 ton karbon l) yang dikalikan dengan Fraksi Karbon, sehingga diperoleh emisi karbon aktual, yaitu 0,0194 Gg karbon yang setara dengan 0,71 Gg CO2.

LPG Polusi yang Rendah

Berdasarkan hasil penelitian di atas, konversi minyak tanah ke LPG telah terbukti berakibat terhadap pengurangan emisi CO2, dengan peran besar LPG pada pengurangan emisi maka berpengaruh pula pada penurunan dampak efek rumah kaca. Jika seluruh rumah tangga Indonesia menggunakan gas LPG maka akan besar kontribusi penduduk terhadap perbaikan lingkungan.

3) Lebih Aman dan Nyaman

LPG Aman didesain dalam kemasan tabung yang sudah sesuai dengan standar, dan dilakukan pengecekan berkala. Pengecekan berkala di agen atau pun di semua rumah yang menggunakan tabung LPG. Pertamina memberikan keterangan bila tekanan LPG di dalam tabung jauh di bawah tekanan pecahnya tabung. Jika tekanan gas dalam tabung berlebih, tekanan ini akan diseimbangkan menggunakan safety valve. Selain tabungnya, kompor gas yang menjadi "pasangan" tabung gas dapat digunakan lebih mudah dibandingkan kompor minyak, asesoris atau pelengkap dari LPG seperti selang dan katupnya sudah banyak dijual di pasaran, dan berstandar SNI. Produk LPG Pertamina bukan hanya di ukuran kemasan 3 kg hingga 12 kg saja, namun sudah ada produk Bright Gas Hemat yang tabungnya memiliki penampilan menarik dengan warna merah muda dan ungu. Selain lebih hemat dan juga aman, produk ini juga menawarkan Bright Gas Layan Antar yang membuat konsumen lebih nyaman. Mereka dapat menikmati jasa layan antar dari rumah ke rumah. Saat gas habis maka tidak perlu repot untuk membelinya di luar. Gas ini dapat dipesan melalui Contact Pertamina 500 000.

Bright Gas Hemat

Beberapa kejadian ledakan tabung gas, atau terbakarnya kompor gas merupakan akibat dari ketidaktahuan masyarakat atas penggunaan tabung gas yang baku. Pemerintah dan Pertamina telah melakukan sosialisasi dengan baik, sejak konversi minyak tanah menjadi LPG ini dilakukan. Salah satunya dengan sosialisasi melalui media massa seperti di televisi, koran dan bahkan door to door bekerja sama dengan perusahaan kompor gas dan asesorisnya. Dilihat dari keuntungan yang diberikan dari program konversi minyak tanah ke LPG ini, maka sudah jelas jika Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan.

Penulis: Fera Aryanti

Meneladani Kepahlawanan dan Patriotisme Tokoh-Tokoh di Lingkungan Masyarakat

Meneladani Kepahlawanan dan Patriotisme Tokoh-Tokoh di Lingkungannya

Pahlawan Indonesia

Pahlawan adalah sebutan yang diberikan kepada orang yang berjasa kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Disebut pahlawan karena sangat menonjol di masyarakat dalam keberanian dan pengorbanannya untuk membela kebenaran. Seorang pahlawan mempunyai sifat-sifat mulia, seperti berani, perkasa, jujur, rela berkorban, tanpa pamrih, tidak mementingkan diri sendiri, bersemangat tinggi, dan sebagainya. Pahlawan adalah seorang satria, orang yang baik hati, jujur, dan gagah berani.

Seorang pahlawan biasanya adalah seorang patriot. Patriot adalah seorang pecinta dan pembela tanah air atau negara. Jika seorang pahlawan memiliki sifat-sifat kepahlawanan seperti tersebut di atas, seorang patriot menunjukkan sikap semangat cinta tanah air yang tinggi, sikap sudi mengorbankan segala-galanya (jiwa, raga, dan harta) untuk kejayaan dan kemakmuran tanah air, atau negaranya. Itulah yang disebut patriotisme. Sikap nasionalisme, kepahlawanan, dan patriotisme amat diperlukan dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara, terlebih-lebih dalam pembangunan.

1. Sikap Kepahlawanan dan Patriotisme Tokoh-Tokoh di Lingkungan Setempat

Di setiap wilayah, tempat atau lingkungan masyarakat tertentu pasti ada seorang atau lebih yang memiliki sifat dan sikap perilaku kepahlawanan dan patriotisme. Orang yang demikian biasanya sangat dihormati oleh seluruh anggota masyarakat sekelilingnya. Bahkan, dia menjadi contoh dan teladan bagi warga masyarakat. Orang itu menjadi panutan dalam kehidupan setiap warga masyarakat.

Sifat kepahlawanan seseorang di suatu lingkungan terdapat dalam berbagai bentuk. Seorang petani dapat muncul sebagai pahlawan tani di lingkungannya, sekaligus menjadi tokoh tani yang disegani. Seorang guru muncul sebagai pahlawan pendidikan dan dikenal sebagai tokoh pendidikan. Yang lain lagi sebagai pahlawan pembangunan dan menjadi tokoh pembangunan di lingkungannya.

Kita perlu meneladani sifat dan perilaku kepahlawanan dan patriotisme tokoh-tokoh yang ada di masyarakat kehidupan kita. Sikap ini amat perlu untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Mengapa mereka dianggap sebagai tokoh? Apakah jasa-jasa mereka terhadap masyarakat? Bagaimana sikapmu terhadap mereka?

2. Tokoh-Tokoh di Lingkungan Nasional

Tiap-tiap daerah memiliki tokoh-tokoh dan pahlawan-pahlawan yang berjasa terhadap masyarakatnya. Tokoh-tokoh nasional yang kemudian diangkat sebagai pahlawan nasional berasal dari daerah-daerah. Pada  awalnya, perjuangan para pahlawan itu bersifat kedaerahan, artinya hanya untuk daerahnya masing-masing.

Tanah air kita telah lama dikenal oleh bangsa-bangsa Barat, khususnya bangsa-bangsa Eropa. Tanah air kita menghasilkan rempah-rempah, seperti lada, pala, cengkeh, dan kayu manis yang mahal harganya. Itulah yang mendorong bangsa-bangsa Eropa berusaha mencari jalan menuju ke tanah air kita.

Bangsa Eropa yang mula-mula berhasil mencapai dan berdagang di tanah air kita adalah bangsa Portugis. Tak lama kemudian menyusul pula bangsa Spanyol. Akhirnya, pada tahun 1596, bangsa Belanda tiba di Banten, tanah air kita. Tujuan Belanda pun mula-mula untuk berdagang. Akhirnya, bangsa Portugis, Spanyol, dan Belanda pun bersaing. Kemudian bangsa Portugis dan Spanyol tersingkir. Portugis berhasil bertahan di bagian timur Pulau Timor. Setelah itu hanya bangsa Belanda yang berdagang dengan bangsa kita.

Perusahaan dagang Belanda pada waktu itu bernama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie). Oleh pemerintah Belanda, VOC diberi hak perdagangan monopoli. Perdagangan monopoli VOC menghancurkan kehidupan bangsa kita. Akhirnya, kongsi dagang VOC berubah menjadi bentuk penjajahan pemerintah Belanda atas tanah air kita.

Bangsa kita tidak mau dijajah. Munculah pahlawan-pahlawan dari berbagai daerah melawan Belanda.

Di Demak, Jawa Tengah, Pati Unus menyerang Portugis. Sultan Ternate, Sulawesi Utara yang bernama Baabullah menyerang Portugis di Maluku. Sultan Agung raja Mataram, Jawa Tengah, menyerang Belanda di Batavia tahun 1628 dan 1929. Akan tetapi, ke-2 serangannya itu tidak berhasil. Pemimpin Belanda Jan Pieterszoon Coen (LP. Coen) tewas dalam peristiwa itu. Sultan Iskandar Muda dari Aceh bersama seorang laksamananya, seorang wanita bernama Laksamana Malahayati berhasil mempertahankan Aceh dari kekuasaan Belanda.

Sultan Hasanuddin yang terkenal dengan sebutan "Ayam Jantan dari Timur" dengan gigih melawan Belanda. Meskipun akhirnya Belanda berhasil memaksa Sultan Hasanuddin menandatangani perjanjian Bongaya.

Di Banten, Sultan Ageng Tirtayasa tidak mau dipaksa oleh Belanda untuk memenuhi keinginannya. Belanda akhirnya menawan Sultan Ageng Tirtayasa di Batavia, hingga wafatnya pada tahun 1692.

Di Maluku terkenal Thomas Mattulessy alias Pattimura. Pada tahun 1817, benteng Belanda di Saparua direbut rakyat Maluku, di bawah pimpinannya. Namun akhirnya, Pattimura tertawan dan dijatuhi hukuman mati.

Masih banyak lagi pahlawan-pahlawan lainnya. Tentu pembaca telah mengenalnya, seperti Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Si Singamangaraja, Teuku Urnar, Cut Nya Din, RA. Kartini, Dewi Sartika, dan sebagainya.

Pahlawan-pahlawan yang tidak boleh kita lupakan adalah Bung Karno dan Bung Hatta. Keduanya adalah proklamator, 17Agustus 1945. Kemudian, jendral Soedirman, Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Indonesia), W.R. Supratman (pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya), Supriyadi, I Gusti Ngurah Rai (Bali), dan Jos Sudarso.

Beberapa pahlawan tersebut telah banyak ditulis dan dibukukan. Bacalah riwayat hidup para pahlawan itu. Dengan begitu kamu akan lebih mengetahui dan memahaminya. Banyak contoh-contoh yang dapat diteladani. Siapakah di antara pahlawan dan tokoh-tokoh tersebut yang berasal dari daerah tempat tinggalmu?

Tahukah Anda! Kampung Adat Waerebo yang Dikenal Hingga Mancanegara

Rumah Adat Waerebo yang Dikenal Hingga Mancanegara

Topi ulang tahun, itulah sekiranya yang dapat menggambarkan bentuk rumah Waerebo. Bangunan tradisional dari kayu ini dipertahankan penduduk untuk melestarikan kampung mereka. Meski hanya ada tujuh rumah (Wbaru Niang) namun tempat ini sudah dikenal hingga mancanegara sebagai Kampung Adat Waerebo.

Kampung Adat Waerebo berada di Kecamatan Satar Messe Barat, Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Kampung yang menjadi warisan budaya ini telah ditetapkan UNESCO sebagai daerah konservasi. Lokasinya yang berada di lembah pegunungan dengan ketinggian 1.117 mdpl maka butuh sedikit perjuangan untuk sampai di sana.

Wisatawan baik lokal maupun mancanegara harus menghabiskan waktu berkendara selama tiga jam lamanya dari Ruteng, lbu kota Manggarai sampai di desa terakhir yaitu Denge. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh sembilan kilometer. Perjuangan inilah yang membuat  kampung adat Waerebo menjadi tidak biasa. Bahkan anak-anak di sana harus berjalan kaki sejauh sembilan kilometer untuk sampai di sekolah.

Lelah berubah menjadi berkah saat mata dimanjakan dengan pesona alam yang menyambut kedatangan para pengunjung. Melihat uniknya bentuk rumah adat ini tentu mengingatkan kita pada keberagaman Indonesia yang tak terhitung banyaknya.

Tak seperti kampung pada umumnya, Waerebo hanya didiami oleh beberapa penduduk saja. Rumah mereka ditata mengelilingi lingkaran batu yang membentuk altar (Compang). Titik ini diyakini penduduk sebagai titik paling sakral. Compang biasa digunakan untuk tempat pemujaan dan penyembahan kepada Tuhan dan leluhur mereka.

Susunan rumah adat Waerebo terdiri dari lima lantai. Keunikannya nampak dari luar sebuah kerucut yang melingkar rapi di lembah hijau. Penduduk setempat memanfaatkan lantai dasar untuk aktivitas sehari-hari seperti tidur, memasak, dan makan bersama. Lantai dua sampai lima digunakan untuk menyimpan bahan makanan.

Uniknya lagi konstruksi bangunan ini tidak menyandarkan pada kekuatan kawat maupun paku. Semua bahan bangunannya berasal dari hutan di sekitar kampung. Atapnya menggunakan rumput ilalang. Agar lebih kokoh bangunan ini hanya perlu diasapi saja. Itulah rumah adat Waerebo. (Fitriyani Nurmalita Sari)

Dua Kata Ini Memiliki Pesan dan Makna Penting Dalam Anime Naruto

Perang Ninja Ke-4 Naruto Shippuden

Meskipun sebenarnya komik Naruto sudah tamat, tapi videonya masih ada tersisa sekitar dua episode lagi. Tentunya para pecinta Naruto sudah tahu kisah akhirnya di komik. Anime Naruto bukan sembarang Anime, ini perasaan Admin saja yang telah mengikuti alur ceritanya dari awal sampai akhir. Kalau admin rangkum sedikit, ada dua pesan dan makna penting yang terkandung dalam anime Naruto ini yaitu:

1. Kesepian/Kesendirian dan Kebencian

Yang dimaksud kesepian/kesendirian dan kebencian dalam anime Naruto ini adalah hal-hal yang melatarbelakangi awal kisah Naruto, Sasuke dan karakter-karakter lainnya seperti Gara dan para Jinchuriki. Dari kata kesepian/kesendirian dan kebencian inilah yang memicu serta memutuskan mereka dalam memilih jalan sebagai seorang shinobi seperti apa yang akan mereka ambil. Pertama rasa kesepian yang dialami oleh Naruto karena ditinggal mati kedua orang tuanya Khusina dan Minato, serta dijauhi oleh teman-temannya karena Naruto sebagai jinchuriki dianggap anak berbahaya yang memiliki monster rubah ekor 9 (Kyubi) di dalam tubuhnya. Hari-hari yang dilalui Naruto penuh dengan kesendirian, dijauhi teman-temannya, ia bertingkah nakal bikin onar demi mendapatkan perhatian orang-orang yang ada di desanya (Konoha). Namun, semua itu tidak membuatnya pantang menyerah. Naruto adalah karakter seorang yang tak mudah putus asa, berusaha keras demi cita-citanya menjadi seorang hokage, sampai pada akhirnya ia diakui menjadi pahlawan desa Konoha. Kesepiannya tak membuat ia mengambil jalan pintas dan merubah kebencian menjadi teman dalam dirinya. Merubah lawannya menjadi teman. 

Kedua Sasuke, dengan karakter yang begitu cool, pendiam, tapi penuh dengan kebencian dalam hatinya. Sasuke juga mengalami hal yang sama seperti Naruto. Ia juga diselimuti rasa kesepian setelah ditinggal oleh kedua orang tuanya, kakaknya, serta klannya (Uchiha Clan). Yang membedakan rasa kesendirian Sasuke dengan Naruto yaitu Sasuke yang lebih memilih sendiri, menjauh orang-orang di desanya, padahal Sasuke lebih banyak diakui oleh teman-temannya sebagai orang yang hebat, cerdas dan berbakat. Hari-hari Sasuke penuh dibanjiri dengan kebencian dan pertanyaan. Hal itu bermula karena kakaknya tercinta Itachi dianggap telah membunuh kedua orang tuanya serta klan nya. Tapi mengapa ia sendiri tidak dibunuhnya. Akhirnya Sasuke memutuskan untuk membunuh kakaknya. Setelah kakaknya dibunuh ia menyadari bahwa ada banyak rahasia yang tersembunyi dibalik kehidupan kakaknya Itachi yang mulai terungkap setelah mendengarkan penjelasan Tobi (Obito yang mengaku menjadi Madara). Ia mengetahui bahwa semua yang dilakukan kakaknya adalah demi kepentingan Desa Konoha, dan menganggap Konoha telah memperalatnya dibawah perintah Danzo (Ketua Anbu, Polisi Konoha). Kebencian dan pertanyaan-pertanyaannya itu semakin mendalam; apa itu Desa? Apa itu Shinobi? apa itu Hokage? Kenapa Itachi melakukan semua itu? Meskipun semua pertanyaan itu telah dijawab oleh para kage terdahulu (yang dibangkitkan dengan Edo Tensei oleh Kabuto) pada episode dimulainya perang ninja ke-4, dan itu menjadikan Sasuke memilih jalan untuk menjadi Hokage sama seperti Naruto, namun dengan cara yang berbeda. Kalau diistilahkan dengan model penguasa/pemimpin Negara sekarang, Sasuke itu tipe Otoriter, semua ingin dalam kendalinya. Rencana Sasuke ialah membawa perubahan, revolusi dengan cara melenyapkan/menghapus semua kesalahan-kesalahan masa lalu dengan cara membunuh para Kage terdahulu serta para Bijuu, lalu menjadikannya seorang diri sebagai tempat menampung semua kebencian dan kejahatan orang-orang. Sedangkan Naruto lebih ke Demokratis. Menurutnya Hokage adalah atas pertimbangan orang-orang/masyarakat yang mengakuinya, tentu saja kebijakan-kebijakannya melalui musyawarah yang mufakat orang-orang desa. Terlebih menurut Naruto, Hokage itu harus bisa memahami perasaan rakyatnya. Itulah karakter Naruto, ia selalu berusaha untuk memahami perasaan lawannya terlebih dahulu, karena tak begitu saja yang dilakukan lawannya itu tanpa sebuah motif.

2. Peperangan

Dunia selalu saja dalam peperangan, begitulah yang terjadi dalam cerita anime Naruto ini. Pemicu terjadinya peperangan adalah Ambisi setiap Desa untuk menjadi penguasa, menjadi yang terbaik dalam menciptakan sebuah perdamaian. Ambisi menjadi Desa terkuat, desa yang lemah menjadi sebuah jajahan. Yang akhirnya timbulah perdebatan, perbedaan pendapat dan terjadilah perang. Hingga munculah seorang yang berambisi untuk memiliki kekuatan tak tertandingi dengan segala cara, dengan tujuan menciptakan perdamaian itu, membuat tatanan dunia baru dalam kendalinya, membuat semua orang dalam ilusinya, sehingga tidak akan ada lagi terjadi peperangan. Namun semua itu palsu, tidak nyata, ilusi semata. Inilah cita-cita dari seorang shinobi dengan karakter Uchiha Madara. Ia bercita-cita membuat dunia ini penuh dengan kedamaian dengan kekuatannya sendiri mengendalikan semua orang menggunakan kekuatan Juubi ekor 10 mata satu. Dari kekuatan itu ia akan menciptakan dunia ilusi penuh kedamaian. Tentu saja Naruto dan semua aliansi shinobi menentang hal itu. Jelas sudah itu adalah dunia yang palsu, karena setiap orang memiliki kebebasan dan kehendak dalam memilih jalan hidupnya, tak mau dikendalikan oleh kekuatan dunia ilusi.

Itulah dua kata yang memiliki pesan dan makna penting dalam Anime Naruto versi admin SB.

Inilah Awal Mula Terciptanya Kegiatan Flash Mob

Flash Mob

Mengenal Flash Mob

Apakah kalian pernah melihat sekumpulan besar orang melakukan kegiatan dalam waktu yang bersamaan di suatu tempat? Misalnya menari, menanam pohon, atau membersihkan jalan. Saat melihat itu pasti kalian akan berpikir bahwa kegiatan itu memang sudah diatur sebelumnya, jadi mereka bisa kompak. Tapi bagaimana jika tiba-tiba sekumpulan orang banyak berkumpul di tempat umum, melakukan kegiatan yang sama, dan beberapa saat kemudian mereka bubar lagi melakukan aktivitas masing-masing? Pasti bisa bikin orang heran, takjub, bahkan mungkin takut ya.

Nah kalian tahu tidak? Kegiatan tersebut disebut flash mob. Kegiatan flash mob ini sendiri merujuk pada sekumpulan besar orang yang berkumpul secara tiba-tiba di sebuah tempat umum, melakukan suatu kegiatan dalam waktu singkat, dan kemudian bubar kembali ke aktivitas masing-masing. Meskipun terkesan spontan dan tanpa komando, tapi sebenarnya flash mob ini merupakan kegiatan yang terorganisir. Namun ada yang beda nih pembaca, sebuah kegiatan disebut flash mob jika massa yang berkumpul tersebut diorganisir hanya melalui ajakan lewat sosial media (facebook, twitter, dan media sosial lainnya) atau e-mail massal. Jadi si penggagas kegiatan belum tentu tahu siapa saja yang akan ikut kegiatan tersebut dan berapa banyak. Wah seru ya!

Sejarah Flash Mob

Pada awalnya flash mob ini merupakan kegiatan pertunjukkan seni. Meskipun tampak seperti sekumpulan orang yang sedang berdemonstrasi, tapi ini tidak ada hubungannya sama politik. Jadi memang kegiatan yang bertujuan untuk memperingati atau memperkenalkan sesuatu dengan cara yang menyenangkan dan mengejutkan.

Flash mob pertama kali diciptakan oleh seseorang yang bernama Bill Wasik, seorang Editor Senior majalah Harper dii Manhattan, Amerika Serikat pada bulan Mei 2003. Pada percobaan yang pertama, flash mob ini gagal karena pusat pertokoan yang menjadi target flash mob mengetahui tentang rencana kegiatan tersebut dan mencegah massa melakukannya.

Percobaan kedua dilakukan pada tanggal 3 Juni 2003 di pusat perbelanjaan Macy's. Dalam kegiatan ini, sekitar 100 orang berkumpul pada bagian penjualan karpet dan mengelilingi sebuah karpet yang mahal. Walaupun dilakukan pertama kali pada tahun 2003, namun masyarakat Amerika baru mengetahui tentang flash mob pada tahun 2006. Ketika itu Bill Wasik menulis artikel mengenai temuannya itu di majalah Harper. Tidak cuma di Amerika saja, di Jakarta Juga pernah dilakukan kegiatan serupa. Kegiatan Flash Mob yang digagas oleh Mizone. Kegiatan yang disebarluaskan melalui sosial media dan situs khusus ini berhasil mengumpulkan 1000 orang melakukan gerakan tari secara bersamaan di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta. Wow! Kebayang ya kagetnya masyarakat Jakarta yang sedang berjalan-jalan menikmati car free day melihat 1000 orang berkumpul dan menari. Hebatnya nih, mereka hanya berlatih massal sebanyak dua kali saja dan sisanya mereka latihan sendiri-sendiri dengan melihat video yang bisa diunduh.

Kegiatan flash mob lainnya yang tak kalah heboh dilakukan saat pesta awal musim tayang Oprah Show yang memasuki tahun ke-24. Saat itu sebanyak 20.000 orang berkumpul dan melakukan tarian yang diiringi lagu Black Eyed Peas yang berjudul "I Gotta Feeling." Wah... banyak sekali ya pesertanya. Kabarnya Oprah sangat kaget dan senang lho, karena dia tidak mengetahui rencana flash mob ini sebelumnya.

Ada juga kegiatan flash mob dalam rangka memperingati kematian sang legenda Pop. Michael Jackson. Flash mob yang berupa tarian ini dilakukan di Stockholm, Swedia pada tahun 2009 dan diikuti oleh kurang lebih 500 penggemar si Raja Pop ini.

Ada satu kegiatan flash mob yang luar biasa karena diikuti oleh beberapa negara di seluruh dunia, yaitu International Pillow Fight Day atau Hari Perang Bantal Internasional. Lebih dari 25 kota dan ribuan orang di seluruh dunia ikut serta dalam kegiatan ini. Beberapa kota yang ikut serta. antara lain: Atlanta, Boston, Budapest, Kopenhagen, Dublin, Hamburg, Melbourne, Paris, Shanghai, dan masih banyak negara lainnya.

Di luar kegembiraan dan keceriaan yang bisa ditimbulkan dalam kegiatan flash mob ini, tak jarang banyak yang memanfaatkannya untuk sesuatu yang tidak baik. Misalnya saja membuat flash mob yang harusnya menyenangkan menjadi sebuah kerusuhan. Nah kalau sudah begini, banyak deh yang dirugikan.

Apa kalian mulai tertarik untuk ikutan flash mob ini? Atau justru tertarik untuk membuatnya? Jangan lupa tujuannya untuk kebaikan ya! Semoga artikel ini bermanfaat. (Christy)

Inilah Proses Pembuatan Ikan Pindang yang Mungkin Anda Baru Tahu

Ikan Pindang

Ternyata ikan pindang tidak kalah enak dengan ikan kalengan, dan sangat digemari orang di seluruh kawasan Asia Tenggara. Pindang adalah ikan awetan yang diolah secara penggaraman dan perebusan, proses pembuatannya tidak rumit. Industri pengolahan ikan ini banyak dikerjakan para nelayan setempat, sebagai usaha keluarga yang sangat menguntungkan.

Karena enak rasanya gurih dan mempunyai bau yang khas ini, pindang umumnya menjadi kegemaran orang tua dan muda. Apalagi kalau cara pengolahannya benar dan bagus, rasa ikan pindang akan terasa lebih enak. Harganya pun relatif murah dan bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Jenis ikan yang bisa diolah menjadi pindang ada bermacam-macam. Tapi dewasa ini yang paling popular ialah ikan kembung (Rastrelliger kanagurta atau Rastrelliger neglectus). Olahan ikan pindang ini dipasaran lebih dikenal sebagai ikan cue.

Bahan Pembuatan Ikan Pindang

Bahan utama dalam pengolahan pindang adalah ikan yang masih segar dan baik. Tandanya adalah:
  • Insangnya masih kelihatan merah dan mata masih jernih.
  • Kalau dipijat, daging ikan akan terasa kenyal.
  • Sisik masih mengkilat, tidak lepas.
  • Serta tidak berbau busuk.

Kalau ikan yang akan diolah itu kecil biasanya dipindang dalam keadaan utuh. Tapi kalau ukurannya besar, lebih baik dipotong-potong dulu.

Selain ikan, diperlukan bahan dan peralatan lain berupa:
garam (pemakaian tergantung dari jumlah ikan, biasanya dipakai 15-30% dari seluruh berat ikan).
  • Panci/periuk aluminium besar untuk merebus.
  • Ayakan (kotak anyaman bambu untuk tempat ikan).
  • Merang, tungku atau kompor untuk merebus.

Proses Pengolahan Ikan Pindang

Ikan yang akan diolah disortir dulu. Ikan segar yang utuh dipisah dari ikan segar yang rusak. Ikan yang sudah berbau dan tidak kenyal dagingnya, juga tidak dipakai. Ikan pilihan kemudian dibersihkan dari kotoran, baik sisik maupun isi perut. Setelah disiangi, ikan dicuci, dengan air bersih sampai hilang lendir dan sisa darahnya. Tapi umumnya untuk ikan berukuran kecil, biasanya isi perut dan insang tidak dibuang. Jadi ikan masih tetap utuh. Kemudian ikan tersebut direndam dalam air garam 3%, lalu dicuci bersih. Dalam rongga mulut pun dimasukkan garam. Banyak sedikitnya garam tergantung dari besar kecilnya ikan.

Ikan yang telah disiangi dan dicuci bersih, selanjutnya disusun dalam wadah bambu yang disebut ayakan atau naya. Bentuk naya mirip dengan besek, bentuknya persegi empat panjang, tapi anyamannya lebih kasar. Setiap naya berisi beberapa ekor ikan, atau beberapa potong daging ikan. Setiap lapisan atasnya diberi taburan garam secara merata. Banyaknya sekitar 25-30% dari berat ikan, atau bisa juga tergantung selera yang diinginkan. Proses selanjutnya ikan dikukus sampai matang dan sesudah dingin siap untuk diolah sesuai  dengan selera. Selamat menikmati! (Jt/Sumber Pengetahuan)